Tiga gejala pasca vulkanik yaitu:
1. Munculnya sumber-sumber gas seperti mofet, solfatar, dan fumarol.
2. Perubahan iklim yang ditandai dengan penurunan suhu udara di atmosfer.
3. Terbentuknya kawah di sekitar gunung api.
Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Pembahasan
Gejala pasca vulkanisme atau dikenal juga dengan sebutan post-volcanism adalah gejala-gejala yang muncul setelah terjadinya erupsi dari gunung api. Gejala pasca vulkanik biasanya ditandai dengan beberapa kejadian seperti:
1. Munculnya sumber gas
→ Gas-gas yang seringkali muncul akibat vulkanisme yaitu sumber gas belerang (solfatar), gas asam arang (mofet), dan fumarol.
2. Perubahan iklim
→ Jika pemanasan global membuat atmosfer lebih hangat, letusan gunung api justru sebaliknya. Pasca gejala vulkanik, atmosfer dapat menjadi lebih dingin karena letusan gunung api mengeluarkan hidrogen klorida, belerang dioksida, abu vulkanik, dan lain-lain ke lapisan stratosfer. Akibatnya, sinar matahari banyak dipantulkan kembali ke angkasa sebelum tiba di permukaan Bumi.
3. Terbentuknya kawah
→ Gejala pasca vulkanik yang paling mudah terlihat adalah munculnya kawah di sekitar bekas letusan. Kawah ini memiliki daya tarik tersendiri khususnya untuk penelitian dan atraksi wisata.
Semoga cukup membantu! :)
Pelajari lebih lanjut
Yuk, pelajari juga materi lainnya!
1. Bentuk gunung api: brainly.co.id/tugas/21300319
2. Latihan soal tentang letusan gunung api: brainly.co.id/tugas/21300319
Detil jawaban
Kelas: 10 SMA
Mapel: Geografi
Bab: Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan
Kode: 10.8.4
Kata kunci: tiga gejala pasca vulkanik, gejala pasca vulkanisme, bentukan hasil letusan gunung api, dampak letusan gunung api, gejala post vulkanik