puisi tentang kebudayaan jawa timur


Tampak kilau sinar perungai Dewi Sri
Meliuk gemulai awak yang berseri Mata memandang mulut kian terbungkam Dingin berpeluk pada aura pura (penonton)

Satu, tanpa kembar Hanya  satu, tanpa sesuatu yang sama Khas yang melekat pada citranya

Teriakan manfaat tanpa kata, bicara Berjaya dengan aset budaya Peninggalan purbakala Ke indahan alam semesta Terciptanya sapta pesona
NGAJUK PARIWISATA

LihatTutupKomentar