uraikan secara singkat persaingan antara amerika serikat dan uni soviet dibidang militer

Pada Perang Dingin, terdapat persaingan antara AS dan Uni Soviet dalam bidang militer. Setiap sisi berlomba-lomba untuk menumpuk dan mengembangkan persenjataan (arms race), baik senjata konvensional (seperti kendaraan darat, pesawat terbang, dll.) dan non-konvensional (seperti bom nuklir, dll.).
Awalnya, Uni Soviet berada di atas posisi Blok Barat dalam bidang persenjataan konvensional sampai tahun 1970an. Uni Soviet mampu mengerahkan kekuatan militer yang cukup besar dalam bidang kuantitatif. Pada tahun 1980, Presiden Ronald Reagan mengeluarkan dana yang besar dalam persenjataan. Uni Soviet merespon dengan membangun kekuatan juga, tetapi gagal dan menjadi beban terhadap Uni Soviet. Ini membantu keruntuhan Uni Soviet.
Dalam persaingan ini, persenjataan bom nuklir memainkan peranan yang sangat penting, karena peranannya sebagai deteren untuk mencegah sisi musuh dari meluncurkan perang besar-besaran. Bom nuklir dikembangkan daya ledaknya dan jangkauannya, meskipun dibatasi perjanjian non-proliferasi dan disarmisasi nuklir antar negara.
Semoga membantu!

LihatTutupKomentar